Kamis, 28 Februari 2013

Contoh Daftar Pustaka

DAFTAR PUSTAKA

Arief, M. Rudyanto. (2011), Pemrograman Web Dinamis Menggunakan PHP & MySQL, Andi, Yogyakarta.

Darsono, agustinus. ( 2011 ), Hotel Front Office, PT Gramedia Widiasarana Indonesia, Jakarta

Febrian. Jack (2007)Kamus Komputer & Teknologi Informasi.Informatika. Informatika, Bandung

Hanif Al Fatta.(2007) Analisis dan Perancangan Sistem Informasi, Andi, Yogyakarta

Jogiyanto. (2007) Komponen sistem informasi, Andi, Yogyakarta

Kamus Besar Bahasa Indonesia Jilid II

Kristanto. Andri (2008) Perancangan Sistem Informasi, Andi,Yogyakarta

Kusrini. dan Koniyo Andri.(2007)Tuntutan Praktis Membangun Sistem Informasi Akuntansi Dengan Visual Basic Dan Microsoft SQL Server. Andi,Yogyakarta

MADCOMS, (2011),Aplikasi Web Database dengan Dreamweaver dan PHP-MySQL, Andi, Yogyakarta.

Sigit W., Aloysius (2011),Website Super Canggih denagn Plugin jQuery Terbaik,. Cet. I, Mediakita, Jakarta.

SK. Menteri Perhubungan No.PM.10/Pw.301/Phb.77

Sutanta, Edhy. (2011),Basis Data Dalam Tinjauan Konseptual, Andi, Yogyakarta.

Zulkifli AM. (2009), Sistem Informasi Manajemen, Andi, Bandung

sumber : http://sejuta-makalah.blogspot.com/2013/02/contoh-daftar-pustaka-makalah.html

Contoh Makalah Kesehatan dengan judul PERSIAPAN DALAM PERSALINAN

IX. DAFTAR PUSTAKA

Arief, M. Rudyanto. (2011), Pemrograman Web Dinamis Menggunakan PHP & MySQL, Andi, Yogyakarta.

Darsono, agustinus. ( 2011 ), Hotel Front Office, PT Gramedia Widiasarana Indonesia, Jakarta

Febrian. Jack (2007)Kamus Komputer & Teknologi Informasi.Informatika. Informatika, Bandung

Hanif Al Fatta.(2007) Analisis dan Perancangan Sistem Informasi, Andi, Yogyakarta

Jogiyanto. (2007) Komponen sistem informasi, Andi, Yogyakarta

Kamus Besar Bahasa Indonesia Jilid II

Kristanto. Andri (2008) Perancangan Sistem Informasi, Andi,Yogyakarta

Kusrini. dan Koniyo Andri.(2007)Tuntutan Praktis Membangun Sistem Informasi Akuntansi Dengan Visual Basic Dan Microsoft SQL Server. Andi,Yogyakarta

MADCOMS, (2011),Aplikasi Web Database dengan Dreamweaver dan PHP-MySQL, Andi, Yogyakarta.

Sigit W., Aloysius (2011),Website Super Canggih denagn Plugin jQuery Terbaik,. Cet. I, Mediakita, Jakarta.

SK. Menteri Perhubungan No.PM.10/Pw.301/Phb.77

Sutanta, Edhy. (2011),Basis Data Dalam Tinjauan Konseptual, Andi, Yogyakarta.

Zulkifli AM. (2009), Sistem Informasi Manajemen, Andi, Bandung

sumber : http://sejuta-makalah.blogspot.com/2013/02/contoh-daftar-pustaka-makalah.html

Contoh Makalah Kesehatan dengan judul PERSIAPAN DALAM PERSALINAN

Ini adalah contoh makalah kesehatan yang berjudul persiapan dalam
persalinan, makalah kesehatan tentang persiapan dalam persalinan ini
bisa diambil gratis untuk kamu yang sedang mencari referensi untuk
belajar. contoh makalah kesehatan

A. latar belakang Kehamilan dan persalinan adalah proses yang normal,
tapi tidak menutup kemungkinan akan adanya berbagai persoalan. Oleh
karena itu, dibutuhkan pemantauan kesejahteraan janin, serta persiapan
persalinan dan kelahiran yang matang Orang-orang di sekitarnya seperti
bidan dan terutama keluarga harus turut serta menjaga kesejahteraannya.

B. TUJUAN

a. Tujuan Umum Agar mahasiswa lebih memahami tentang persiapan
persalinan dan kelahiran. b.Tujuan Khusus 1) Untuk mengetahui dan
memahami tentang pengertian persiapan persalinan dan kelahiran 2) Untuk
mengetahui dan memahami tentang komponen penting dalam rencana
persalinan 3) Untuk mengetahui dan memahami tentang Persiapan ibu akan
bersalin contoh makalah kesehatan

C. RUMUSAN MASALAH a. Bagaimana menghadapi persiapan persalinan dan
kelahiran bayi? b. Apakah komponen penting dalam rencana persalinan? c.
Apakah yang harus dipersiapkan ibu akan bersalin?

baca selengkapnya di sumber :http://sejuta-makalah.blogspot.com/2013/02/contoh-makalah-kesehatan-per
siapan.html

Rabu, 27 Februari 2013

Contoh Pendahuluan Makalah

Kebijakan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP, 2005) yang dituang-kan dalam Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Bahasa Indo-nesia menggariskan bahwa pembelajaran bahasa Indonesia dilakukan secara tematik dan integratif (terpadu) dengan memfokuskan pada aspek keterampilan berbahasa (kompetensi komunikatif, Savignon, 1983). Pembelajaran bahasa Indonesia seperti itu sebenarnya sudah dikenal sejak diberlakukannya Kurikulum 1994. Kompetensi yang dituntut adalah kompetensi komunikatif, yakni kemampuan siswa dalam berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Indonesia, baik secara lisan maupun tulisan. Terkait dengan kurikulum yang berlaku sekarang, yaitu Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), tuntutan terhadap kompetensi komunikatif tersebut tidaklah menimbulkan permasalahan, mengingat sejak dulu kurikulum bahasa Indonesia sudah berorientasi pada kompetensi.
Pembelajaran bahasa Indonesia yang dilakukan secara tematik, artinya bahwa tiap kegiatan berbahasa pastilah berpangkal pada tema tertentu. Implikasinya, secara operasional suatu sajian pembelajaran bahasa Indonesia di dalam suatu pertemuan haruslah menggunakan suatu tema tertentu. Misalnya, jika dalam suatu pertemuan dipilih tema teknologi, diskusinya tentang teknologi, begitu pula kosakatanya,
<a href="http://sejuta-makalah.blogspot.com/2013/02/contoh-pendahuluan-makalah.html">Baca selengkapnya</a>

[category Contoh]
[tags contoh makalah, contoh pendahuluan makalah, pendahuluan makalah]

Sabtu, 23 Februari 2013

Artikel Bahasa Indonesia : Bahasa Adalah Identitas Bangsa

 Semua orang pasti sadar bahwa bahasa adalah alat komunikasi, alat identifikasi diri, alat untuk bekerja sama, dan lain sebagainya, yang tidak perlu lagi disebutkan di sini (kalau ini sih nyontek buku teks mata kuliah Pengantar Linguistik Umum). Yang pasti, ciri paling menonjol dari suatu masyarakat atau bangsa tercermin dari bahasanya. Itu sebabnya orang Melayu mempunyai pepatah yang berbunyi “bahasa menunjukka bangsa’. Seluruh aspek budaya yang dimiliki oleh suatu masyarakat atau bangsa terangkum di dalam bahasanya. Bahasa menyimpan seluruh data budaya masyarakatnya. Bagaimana masyarakat itu berpikir, bagaimana mereka menanggapi gejala alam, bagaimana mereka memandang hidup, semua terhimpun dan tersimpan di dalam bahasanya. Dengan demikian, bahasa merupakan identitas budaya suatu masyarakat.  
Karena bahasa merupakan identitas budaya suatu masyarakat atau bangsa, maka seringkali suatu bahasa tidak dapat dipadankan dengan bahasa lain secara satu lawan satu, artinya, kita seringkali tidak dapat menerjemahkan suatu kata dari suatu bahasa ke dalam bahasa lain secara tepat, atau dengan nuansa yang persis sama. Misalnya, bagaimana kita menerjemahkan kata ngruwat atau wayang ke dalam bahasa Indonesia karena konsep ngruwat dan wayang hanya ada dalam budaya masyarakat Jawa. Demikian juga, bagaimana kita menerjemahkan ngaben ke dalam bahasa lain karena konsep itu hanya ada pada kultur masyarakat Bali yang beragama Hindu. Sebaliknya, adakah padanan kata “rapat” (pertemuan formal membahas suatu hal) dalam bahasa Jawa? Contoh lain, bagaimana kita menerjemahkan brother atau sister ke dalam bahasa Indonesia; di lain pihak bagaimana kita bisa menerjemahkan “kakak” atau “adik” ke dalam bahasa Inggris karena ada perbedaan cara pandang masyarakat Melayu (pemilik bahasa Melayu yang kemudian menjadi bahasa Indonesia) dengan penutur bahasa Inggris mengenai konsep kekerabatan. Masyarakat Melayu (atau mungkin bangsa Asa pada  umumnya) meninjaunya dari segi usia (vertikal), sementara masyarakat berbahasa Inggris (dan mungkin juga bangsa-bangsa barat pada umumnya) menggunakan jender sebagai acuan (horisontal). Itu sebabnya mengapa beberapa ahli bahasa tidak sepakat dengan anggapan bahwa suatu bahasa lebih kaya daripada yang lain, atau bahasa yang satu lebih miskin daripada yang lain, karena pada dasarnya setiap masyarakat bahasa mempunyai cara pandang yang berbeda mengenai alam dan gejala alam. Dengan perkataan lain, setiap bahasa mempunyai “kodrat” sendiri yang memadai untuk memenuhi hajat hidup masyarakat penuturnya.

Artikel Yang Terbaru